You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan MRT Terhambat di Cipete dan Haji Nawi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pembangunan MRT Terhambat di Cipete dan Haji Nawi

Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Dono Boestami mengatakan, sejauh ini hampir seluruh lahan di Jakarta Selatan yang terkait dengan proyek MRT sudah berhasil dibebaskan. Namun ada beberapa lahan yang pembebasannya terkendala, yakni lahan di Jalan Haji Nawi dan Jalan Cipete Raya.

Beberapa titik seperti di Jalan Haji Nawi dan Jalan Cipete Raya sampai hari ini belum ada kepastian pembebasannya

Menurut Dono, pembebasan lahan di Jalan Haji Nawi dan Jalan Cipete Raya merupakan tanggungjawab Pemprov DKI Jakarta. Meski tidak begitu luas, hingga kini belum ada kejelasan.

"Beberapa titik seperti di Jalan Haji Nawi dan Jalan Cipete Raya sampai hari ini belum ada kepastian pembebasannya," terang Dono, Kamis (9/7).

Proyek MRT Terapkan Standar Internasional

Menurut Dono, dua kawasan itu adalah tempat berlokasinya stasiun. Stasiun Haji Nawi dan Stasiun Cipete adalah dua dari lima stasiun yang akan berdiri di koridor layang yang akan membentang di Jakarta Selatan.

Dono mengaku tidak bisa memprediksi kapan permasalahan tersebut bisa selesai. Menurutnya, saat ini jajaran PT MRT dan Pemprov DKI Jakarta masih terus berusaha agar melobi warga agar mau melepaskan tanahnya dengan harga yang rasional.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3518 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati